Cyberworld.id,Sumut/ Timpang tindih terkait Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dibawah kendali Badan Gizi Nasional (BGN) yang di Pimpin oleh Dr. Ir. Dadan Hindayana ,Banyak terjadi keganjilan terkait menu – menu dan anggaran Dapur SPPG yang mencapai dari Rp 1,4 Milyar Hinga Rp 10 Milyar untuk Wilayah Sumatera Utara Sekitar 200 Dapur SPPG. (25/2/26)
Bukan itu saja Dapur SPPG ini sangat sudah diduga menyimpang dan pemborosan anggaran negara,Namun masih banyak Rakyat yang dibawah garis kemiskinan membutuhkan bantuan pemerintah. Akan tetapi Dapur SPPG ini mala di Prioritaskan Programnya padahal menu dan anggaran yang di tafsir seperti tidak sesuai anggaran .
Untuk Hal Tersebut Gerakan Pemuda Sumut dari Kolaborasi Anak Muda Sumut Millenial (KAM Sumut Millenial) Yang di pembina Struktur di Isi Syamsul Bahri Purba S H (Bulek),Indra Mada SE,Krisman Purba,Drs H Armaya Siregar, Serta diketua penggerak di isi Aditya CIJ,,CPW, Wakil Ketua Tuahta Ginting Sektretaris Eki Laval.
Lalu Ketua Penggerak Bernama Aditya CIJ,,CPW mewakili seluruh Struktur angkat Bicara dalam hal Keganjalan Program.dapur SPPG di Sumatera Utara ia mengatakan, ” Kita saksikan selama 2025 sekitar Bulan 12, Program Dapur SPPG sangat penuh kejanggalan,kita bicara sesuai apa pandangan kita terhadap program ini. yang dimana paket Proyek tersebut banyak didapatkan oleh kalangan Elit Politik Sumatera Utara. Anggaran sangat Fantastis ” ucapnya ke awak media .
Jelasnya,Manfaat Program Dapur SPPG ini kita masih bingung apa fungsi sebenarnya,Jika untuk makan Kita juga makan di rumah,Apalagi lauk secuil begitu apakah Layak dianggap Makan Gratis Dari Negara ? dan Yang menyebutkan Itu Gratis Darimana,Bukan itu Uang Rakyat yang membayar pajak di Negara ini.
” Banyak Dapur SPPG disumut ini pemegang tendernya adalah Kalangan Politik Elit,Dikarenakan ini kami sinyalir Menjadi tempat ajang Korupsi Berjamaah Kalangan Elite Politik Dengan Berjudul Seolah Peduli Rakyat,ya seperti Nama Makan Bergizi ini.
Mereka Padahal Jelas membuat ajang Korupsi Berjamaah tapi dengan Program Makan Bergizi,Kita lihat Anggaran di Sumut mencapai Rp 10.Milyar,Perdapur Satu (1) hari Pembelanjaan bahan Pokok senilai Rp 50 Juta beserta dana operasional,Dan gaji para karyawan SPPG sudah jelas Mencapai Rp 3 Juta .
Apakah ini jelas Pembodohan Publik ?, Gaji Guru Honorer mencapai Rp 250 Ribu sampai dengan Rp 350 ribu Perbulan,Tetapi Mala Karyawan SPPG Bergaji Rp 3 juta, Apakah ini Adil ? jelad tentu tidak,Pemerintah jelas timpang tindih terhadap kaum guru honorer bukan mala guru Honorer yang di berikan Gaji yang Layak, ” Jelasnya .
Menurut Kolaborasi Anak Muda Sumut Millenial (Kam Sumut Millenial),Program Dapur SPPG ini adalah ajang Korupsi Berjamaah yang jual rasa kepedulian terhadap Rakyat,Padahal ini pembodohan terhadap rakyat .
” Kami meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),Ataupun Badan Pemeriksa Keuangan Negara Republik Indonesia (BPK RI),Audit anggaran Dapur SPPG di Sumatera Utara. Jika berani,ini jelas kami anggap pemborosan anggaran negara sebab banyak simpang siur menu menu Dapur SPPG,ada yang sikit dan tidak memadai lauknya.
Tetapi Kami berharap Anggaran Dapur SPPG Dk Sumatera Utara Harus di Audit karena Pemegang Tender Dapur SPPG di Sumatera Utara adalah kalangan elite yang mengaku mewakili Rakyat,Padahal Perampok Uang rakyat, Ingat Kami Berani Jamin Bahwa Program Dapur SPPG ini Adalah Ajang Korupsi Berjamaah Kalangan Politik Elit ” tegasnya kepada awak media .
Semoga saja Apa yang telah di sampaikan oleh Kolaborasi Anak Muda Sumut Millenial (Kam Sumut Millenial),Pernyataan mereka ini sampai di Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan ke Badan Pemeriksa Keuangan Negara Republik Indonesia (BPK RI) agar cepat segera di audit Anggaran Dapur SPPG di Sumatera Utara, Serta Harapan .mereka juga Sampai lah pernyataan Kam Sumut Millenial ke Bapak Presiden Republik Indonesia Yaitu Prabowo Subianto..(tim)





